Error message

Notice: Undefined offset: 1 in counter_get_browser() (line 70 of /home/diskominfotikntb/public_html/sites/all/modules/counter/counter.lib.inc).

PEMPROV NTB BERGERAK CEPAT, HIJAUKAN KEK MANDALIKA

Pemerintah Provinsi NTB bergerak  cepat dalam menindaklanjuti pesan Presiden  RI, Joko Widodo saat  meresmikan beroperasinya  KEK Mandalika, Jum'at ( 20/10/2017) yang meminta agar LTDC  bersama Pemda NTB dan Kabupaten Lombok Tengah serta masyarakat sekitarnya melakukan penghijauan pada bukit-bukit dan lahan lahan gundul yang ada  di kawasan penyangga dan destinasi  pariwisata berkelas  dunia itu.

Dirangkaikan dengan kegiatan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional tahun 2017,  Wakil Gubernur NTB, H. Muh Amin, SH. M.Si bersama Bupati Loteng, H.Suhaili FT dan ratusan ASN Pemprov NTB, Pemkab Loteng, TNI-POLRI dan masyarakat, Jumat (8/12/2017) melakukan  penanaman 2.800 pohon berbagai jenis, seperti Pohon Tiin yang khusus didatangkan dari Timur Tengah, Pohon Trembesi dan Pohon Alpukat. Penanaman tersebut dipusatkan mulai dari sekitar  halaman Masjid Nurul Bilad dan Kawasan sekitar Mandalika Resort.

Dalam sambutannya, Wagub Amin mengajak masyarakat untuk gemar menanam diiringi dengan keuletan dan ketekunan untuk merawatnya. ''Ini merupakan tindaklanjut dari  instruksi presiden beberapa waktu lalu, sekaligus implementasi nyata dari kerjasama semua pihak untuk memakmurkan rakyat dengan cara melakukan pelestarian alam sekitar,'' ujarnya. Ia menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kelestarian kawasan hutan yang ada di NTB, dan minimal menanam 25 pohon seumur hidup, sebagai bentuk kontribusi mengurangi emisi karbon di dunia.

Ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar dalam pemanfaatan lahan untuk produk-produk unggulan, tidak mengabaikan kaidah konservasi sehingga terhindar dari bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor. Strategi peningkatan produk itu, kata Amin memang harus kita jaga. Namun tetap harus memperhatikan kaidah konservasi, terangnya. Karena biaya untuk melakukan pembenahan akibat dari bencana alam menurutnya akan jauh lebih besar dibanding manfaat yang dirasakan masyarakat. Karenanya Wagub menekankan pentingnya menjadikan perbaikan kualitas dan kiindahan alam sebagai prioritas utama di NTB, khususnya di Kawasan KEK Mandalika ini,” ujarnya. Ia berpesan agar pengembangan hutan lindung ke depan, lebih menggalakkan tanaman hutan yang menghasilkan.  Penggantian jenis pohon diupayakan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ujarnya. Menurut Wagub Amin kelestarian hutan mempunyai peranan sangat penting untuk penyediaan air bersih yang berasal dari hutan. Selain  mencegah bencana dan yang lebih penting lagi adalah pengurangan emisi karbon di dunia, pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, , H.Suhaili FT dalam sambutannya menyoroti kerusakan hutan di Lombok Tengah sebagai sebuah permasalahan besar yang harus segera ditangani secara bersama-sama. ''Kondisi alam mulai dari Kawasan Bukit Tunak sampai dengan Selong Belanak ini, mengharuskan semua pihak untuk bahu-membahu menyelesaikan kerusakan lingkungan ini, agar kita terhindar dari bencana, mulai dari kekeringan, banjir dan tanah longsor,'' katanya.

Di hadapan peserta penanaman pohon yang terdiri dari OPD lingkup Pemkab Lombok Tengah, Bupati mengatakan ada sekitar 2.200 hektar lebih kawasan konservasi di Lombok Tengah yang kondisinya gundul. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak terkait mulai dari desa sampai kepada pemerintah Kabupaten lombok Tengah untuk menghijaukan Kawasan Mandalika sesuai Instruksi Presiden agar Kawasan Mandalika semakin cantik dan diminati para wisatawan. ''Semoga momentum hari ini sebagai pemicu dan pemacu dalam berbagai aspek untuk kemajuan NTB, khususnya Kabupaten Lombok Tengah yang kita cintai ini,'' harapnya.

Biro Humas dan Protokol NTB