Berita

Hj. Niken: Stop Penggunaan Pewarna & Bahan Berbahaya Dalam Makanan

Jajanan yang mengandung zat-zat kimia dan pewarna berbahaya, jika dikonsumsi oleh anak-anak kita, memang tidak semuanya  langsung membuat anak-anak kita sakit. Akan tetapi mengkonsumsi jajanan seperti itu dalam jangka panjang, tidak saja dapat merusak kesehatan anak, menghambat pertumbuhan fisik dan mental saja, namun juga bisa berakibat vatal bahkan mengancam keselamatan jiwanya. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kesehatan makanan serta stop penggunaan zat pewarna dan bahan-bahan berbahaya dalam makanan harus menjadi perhatian kita bersama.

Kirab Pataka Lambang Daerah Untuk Kokohkuatkan Ke-NTB-an Kita

Kirab lambang daerah atau Pataka NTB merupakan upaya kita untuk mengokoh- kuatkan semangat persatuan dan kesatuan serta kebanggaan dan kebersamaan kita sebagai warga Bumi Gora.  Lebih penting lagi adalah kolaborasi semua unsur mulai dari Provinsi hingga Kabupaten/Kota dan menyentuh seluruh masyarakat didesa dan dusun, untuk bergerak bersama mewujudkan pembangunan menuju NTB Gemilang, ungkap Pj.Sekda Dr. Ir.H.

Shalsabila Lestari Putri Suteja, Puteri Indonesia NTB 2020

Setelah melalu proses dan karantina yang panjang, Shalsabila Lestari Putri Suteja dari Lombok Timur, terpilih sebagai Putri Indonesia yang akan mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada ajang pemilihan Putri Indonesia tahun 2020. Sedangkan Runner up 1 diraih oleh Ni Kadek Selvia Sastradewi dari Kabupaten Sumbawa dan Runner up 2 diraih Dinda Putri Alfitriyani dari Kota Mataram.

Danshi Kokosei No Nichijou Bahasa Indonesia Eps.4

Sebanyak 19 mesin produksi Industri Kecil Menengah (IKM) di NTB menjalani tes report atau uji kelayakan agar mendapat Standar Nasional Indonesia (SNI). Pengujian Alat Mesin Pertanian (Alsintan) tersebut dilakukan oleh Balai Besar Mekanisme  Pertanian (BBP Mektan), Kamis (5/12/2019) di STIP Banyumulek NTB.

JURNALISME WARGA & MILENIAL

Memperingati HUT NTB, Merayakan NTB Gemilang

Salah satu visi NTB Gemilang mewujudkan NTB Asri dan Lestari menjadi konsep pengelolaan Kawasan Ekowisata Mangrove Bagek Kembar di Dusun Medak Belek, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong Tengah, Lombok Barat. Konsep Ekologi, Edukasi, Ekonomi merubah kawasan seluas 10 Ha ini sejak dibuka pada 2017 silam.

Dalam rangkaian kegiatan HUT NTB, kawasan ekowisata ini akan menggelar kegiatan paparan dan pameran foto burung burung migrasi, aksi tanam mangrove, aksi bersih pantai dan sejumlah kegiatan lain pada 15 Desember yang akan datang.

Warga NTB Berbahagia dengan 99 Desa Wisata

Pemerintah Provinsi NTB telah menetapkan 99 desa pariwisata yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota yang ada di NTB. Yang berarti setiap Kabupaten dan Kota di NTB bisa memiliki 8 sampai 18 Desa Wisata. Belum lagi ditambah dengan destinasi wisata meanstream yang sudah ada di daerah tersebut sebelumnya. Tak heran jika salah satu pulaunya, Lombok, masuk dalam 10 besar kota terfavorit untuk menikmati masa pensiun di Indonesia yang dirilis Good News From Indonesia beberapa waktu lalu.

Tradisi Adu Kepala “Ntumbu” Kobarkan Jiwa Patriotisme

Indonesia kaya dengan tradisi dan budaya, di Kabupaten Bima, tepatnya di kecamatan Wawo, memiliki kesenian yang menjadi budaya yaitu Ntumbu (Adu Kepala). Ntumbu ini merupakan satu atraksi seni budaya tradisional Bima yang cukup unik  namun berbahaya bagi orang awam. Atraksi Ntumbu ini hanya ada satu-satunya didunia, yakni di desa Ntori dan Desa Maria Kecamatan Wawo. Atraksi ini merupakan salahsatu kekayaan budaya lokal milik Bima yang dapat dikemas menjadi atraksi yang dapat menrik wisatawan.

NTB Care Dimata Milenial

Seiring  perkembangan zaman,  teknologi   dimanfaatkan  sebagai sarana masyarakat dalam   menjalankan kehidupan sehari-hari, begitu juga dengan Pemerintah Provinsi NTB yang terus berinovasi  untuk dapat mendukung kinerja pemerintah. Hal ini terwujud dengan adanya salah satu aplikasi pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat dengan menginstal aplikasi NTB Care. 

Mengganti Balon dengan Merpati

Melihat balon berwarna-warni terbang di langit biru membawa sebuah sepanduk saat membuka sebuah acara memang indah. Tetapi seringkali tak ada yang mau memikirkan lebih jauh, kemana sampah balon-balon dan sepanduk itu akan mendarat. Bisa jadi ia akan jatuh ke laut dimakan ikan-ikan, melilit anak penyu, atau menyangkut di atas pohon merusak sarang burung-burung. Tetapi untung saja, Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu daerah di Indonesia yang memiliki program unggulan Zero Waste. Dimana di dalam kehidupan masyarakatnya akan selalu diusahakan untuk ramah lingkungan.