Error message

Notice: Undefined offset: 1 in counter_get_browser() (line 70 of /var/www/vhosts/diskominfotik.ntbprov.go.id/httpdocs/sites/all/modules/counter/counter.lib.inc).

Berita

Dana Desa Ciptakan Lapangan Kerja di Pedesaan

Alokasi Dana Desa (ADD) telah menciptakan lapangan pekerjaan di tingkat pedesaan. Penggunaan Dana Desa pada awalnya  didorong untuk program padat karya tunai. Program ini dilakukan secara swakelola dan padat karya yang melibatkan masyarakat sebanyak-banyaknya. 

“Sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk bekerja  dan mendapatkan inkam atau penghasilan dari dana desa tersebut,” jelas Sekertaris Jenderal Kemendes, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi   H. Anwar Sanusi, PhD.

Angka Kemiskinan 2018 Turun

NTB mampu menjaga konsistensi dalam menurunkan angka kemiskinan menjadi 14,63% pada September 2018, penurunan angka kemiskinan sebesar 0,42% dibandingkan September 2017 cukup luar biasa, mengingat besarnya dampak bencana alam gempa bumi yang telah terjadi di NTB, bahkan Bappenas memprediksi tingkat angka kemiskinan akan meningkat diatas 15 %.

Mensos RI Bantu Korban Gempa NTB

Pemerintah pusat memberikan bantuan tahap pertama senilai 740 juta dalam bentuk barang kebutuhan seperti makanan siap saji, selimut, kasur, terpal dan lainnya.

Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita beserta rombongan berkunjung ke NTB guna meninjau lokasi terparah akibat gempa, di Kecamatan Montong gading, Pringgejurang, Lombok Timur. Senin (18/3).

MENSOS RI BERSAMA GUBERNUR NTB BANTU KORBAN GEMPA BUMI

Menteri sosial republik Indonesia, bapak Agus Gumiwang Kartasasmita datang berkunjung ke NTB dalam rangka memberikan bantuan kepada korban gempa pada hari Senin, 18 Maret 2019 ditemani oleh jajarannya.

Kedatangan beliau langsung disambut hangat oleh Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah di bandara International Lombok.

Setelah berbincang sebentar, rombongan segera menuju Montong gading, Pringgejurang, Lombok Timur untuk memberikan bantuan bagi korban bencana

Lestarikan Sarung Sebagai Warisan Budaya

Sarung merupakan warisan budaya yang penggunaannya sudah mulai banyak ditinggalkan. Anggapan yang muncul di tengah masyarakat adalah penggunaan sarung terkesan kolot, kuno dan hanya digunakan dirumah atau jika ingin pergi ke masjid saja. 

Di event Inspiratif Expo kali ini, pengurus Dekranasda hadir dengan busana paduan sarung untuk memasyarakatkan penggunaan sarung kembali.

Sebelum adanya celana dan baju seperti sekarang ini, kita dulunya pakai sarung."Ujar ketua umum Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widiawati dalam IE kali ini, Ahad (17/03).

Saat Jalan Raya Jadi Catwalk

Sejumlah model putra-putri daerah Provinsi NTB memeragakan busana Kain Tenun khas Provinsi NTB dengan beragam motif. Kain tenun yang  dibentuk menjadi baju jas, sarung, gamis, celana dan lain-lain merupakan kerajinan dari tangan-tangan terampil desainer muda Provinsi NTB. Mereka tampil di arena Inspiratif Expo jalan Car Free Day Udayana, Mataram (17/3).

Dekranasda Perkenalkan Produk Daerah di Inspiratif Expo

Eksistensi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, untuk meningkatkan hasil kerajinan rakyat dalam memelihawa warisan budaya leluhur  terus menggelora.

Di gelaran Inspiratif Expo, Minggu (17/3) besutan Dinas Kominfotik NTB, Dekranasda hadir memperkenalkan berbagai hasil kerajinan daerah seperti tenun ikat dan termasuk hasil karya Unit Usaha masyarakat binaannya.

Ketua Umum, Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE., M. Si menjelaskan komitmen terus memajukan dan mempromosikan hasil kerajinan UKM dan masyarakat NTB di pentas Regional, Nasional dan Internasional.

20.000 Beasiswa Bakat Digital dari Kemenkominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo) RI akan menyediakan beasiswa bagi 20.000 generasi muda Indonesia melalui Digital Talent Scholarship atau Beasiswa Bakat Digital. Langkah ini bertujuan agar Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara lain di era Revolusi Industri 4.0. Program itu akan dibuka pendaftarannya mulai 15 April 2019 mendatang.

Bangun Integrasi Cegah Korupsi

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Salah satu kunci untuk menciptakan integrasi antar bidang strategi nasional pencegahan korupsi adalah melepaskan ego-ego sektoral antar kementerian atau lembaga negara.

“Saya optimis indeks persepsi korupsi kita terus membaik, Saya mengapresiasi kerja keras semua pihak sehingga dalam 4 tahun terakhir, indeks persepsi korupsi meningkat dari skor 34 di 2014 menjadi 38 di tahun 2018,” ungkap Presiden saat menerima Timnas Pencegahan Korupsi (Timnas PK) di Istana Negara Jakarta, Rabu (13/03/2019).

Pages