Berita

Sidang Sengketa Informasi Bantuan Ternak Berakhir Mediasi

Sempat ditunda karena pihak termohon mangkir dalam persidangan pertama yang digelar pada Jum’at (14/06/19). Hari ini, Senin (01/07/19). Sidang sengketa informasi dengan nomor register sengketa 010/KINTB/PSI-REG/V/2019 antara pemohon Hamzanwadi terhadap termohon kepala dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan ) Provinsi NTB kembali digelar Komisi Informasi (KI) NTB di ruang sidang KI NTB.

Sidang kedua dengan agenda pemeriksaan awal tersebut, kini dihadiri kedua belah pihak sebelum akhirnya antara pemohon dan termohon bersepakat untuk menempuh jalur mediasi.

Aplikasi NTB Care Untuk Memastikan Layanan Publik Tertunaikan dengan Baik

Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan NTB Gemilang, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB terus menggencarkan  sosialisasi untuk meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat tentang program-program unggulan sesuai RPJMD NTB Tahun 2019-2023.

BAHAGIA BERSAMA KELUARGA DALAM KARYA FOTO DAN VLOG

Sejuta makna dapat saja terlintas dari hasil karya Agus Kurniawan pemenang pertama lomba foto menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) Minggu (30/06). Potret keluarga rakyat biasa. Dalam foto itu, seorang Ayah sedang berjalan sambil memanggul daun kering di pundak. Seorang anak tertawa lepas diatas panggulan daun kering tadi. Di belakangnya, sang Ibu mengiring langkah keduanya dengan tumpukan daun kering diatas kepala di sebuah jalan kecil bernuansa desa.

SLRT, Mengefektifkan Program Penanggulangan Kemiskinan dari Desa

Tidak sedikit program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial yang diluncurkan ke desa. Ada Program Keluarga Harapan (PKH), JKN/KIS dan BPJS. Ada juga bantuan beras untuk keluarga prasejahtera (Rastra), beras miskin (Raskin),  beasiswa pendidikan untuk siswa miskin, Kartu Indonesia Pintar ( KIP), hingga pada bantuan modal usaha untuk UMKN, KUR, KUBE serta program jaminan sosial dan pemberdayaan lainnya.

NTB Persiapkan Pemuda dengan Ilmu & Keterampilan Kewirausahaan.

Diantara visi misi NTB Gemilang adalah mewujudkan NTB SEHAT DAN CERDAS melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pondasi daya saing daerah. Maka kemampuan pemuda harus diasah dengan berbagai ilmu kewirausahaan agar mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Baik di tingkat regional dan nasional maupun dikancah internasional.

Progress Rehab-Rekon Rumah Warga Capai 53,78 persen.

Percepatan penanganan pemulihan atau rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa, terus dikejar pemerintah provinsi Nusa Tenggara. Kini Pembangunan fisik rumah warga yang telah selesai 100 persen dibangun, dan siap dihuni warga sebanyak sebanyak 47.954 unit  rumah di seluruh kabupaten/ kota.

Terdiri dari rumah rusak berat  11.230 unit, rumah kategori rusak sedang 8.004 unit,  dan rumah kategori rusak ringan sebanyak 28.720 unit .

Rehab Rekon untuk NTB Tangguh dan Mantap

Proses percepatan penanganan pemulihan atau rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa besar tahun lalu terus dikejar pemerintah provinsi Nusa Tenggara. Sebagai salah satu program unggulan NTB Gemilang dalam misi NTB Mantap dan Tangguh menjadi prioritas setelah penguatan mitigasi bencana, dan pengembangan infrastruktur serta konektivitas wilayah. Penyaluran 1,5 triliun dana bantuan pemerintah pusat mengatasi pemulihan pasca gempa ini akan memasuki satu tahun.

Membangun Daerah Dengan Penguatan Keluarga

Menyambut Hari Keluarga Nasional atau Harganas ke 26 yang akan dilaksanakan di Bima, peran keluarga sebagai basis pembangunan sumber daya manusia memperhatikan aspek kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan keluarga atau ekonomi dalam mewujudkan keluarga NTB yang Gemilang. Pembangunan daerah dalam bingkai NTB Gemilang memiliki 52 program unggulan yang saling terkait. Termasuk dalam hal pengentasan kemiskinan, pendekatan keluarga dibutuhkan sebagai sasaran utama program agar dapat saling menguatkan dalam hal pendidikan, kesehatan maupun ekonomi secara mandiri.

Masyarakat Dihimbau Mewaspadai Peredaran Obat Palsu "Pil Halusinogen".

Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj.Siti Rohmi Djalilah menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan jika akan membeli obat. "Berhati-hatilah jika akan membeli obat. Dan telitilah kemasannya, izin edar dan tanggal kadaluarsa pada produk obat dan makanan tersebut sebelum dikonsumsi", ujar Umi Rohmi sapaan akrabnya di Mataram (26/6-2019).

Pages