68 Miliar Untuk Perbaikan Kampus Di NTB

Anggaran perbaikan untuk kampus yang terdampak gempa telah di gelontorkan hingga miliaran rupiah. ’’Pada tahun 2018 kita sudah anggarkan sebanyak 11 miliar, sementara untuk tahun 2019 ini kita tingkatkan menjadi 68 miliar.’’ jelas Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof. H. Muhammad Nasir, Ph.D Ak.

Kedatangannya ke Nusa Tenggara Barat (NTB), selain untuk melakukan visitasi di sejumlah perguruan tinggi, juga untuk meninjau perkembangan beberapa kampus khususnya kondisi Universitas Mataram pasca gempa.

“Saya kalau disini ingin monitor perkembangan setelah gempa. Karena kami sudah alokasikan anggaran untuk penyelesaian kampus yang rusak agar diperbaiki.’’ ujar Menristekdikti usai memberikan kuliah umum di Universitas Mataram, Selasa (15/04).

Ia berharap pembangunan kampus yang terdampak gempa bisa segera terselesaikan, sehingga proses perkuliahan bisa berjalan lebih maksimal.’’Yang penting itu bisa selesai semua perbaikan kampus.’’imbuhnya.

Selain fokus terhadap perbaikan kampus di NTB. Menristekdikti juga memberikan bantuan berupa beasiswa bagi mahasiswa terdampak gempa. ‘’Bagi mahasiswa kami berikan beasiswa untuk menunjang biaya perkuliahannya. Setelah kita amati disini ternyata suasana perkuliahan lancar,’’ pungkasnya.

Setelah memberikan kuliah umum, Menristekdikti langsung bertolak ke kabupaten Lombok Utara (KLU) untuk meninjau lokasi kampus Politeknik di Pemenang yang akan segera dijadikan Politeknik negeri. Sebelumnya, Menristekdikti juga telah melakukan visitasi ke politeknik di Bima pada beberapa waktu lalu. (luk-tim media).