Dikes NTB Kembali Sebar Ribuan Vaksin Rabies

Kasus virus rabies masih terus mencuat dan belakangan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Untuk mencegah penyebaran virus yang mematikan tersebut agar tidak semakin meluas. Dinas Kesehatan Provinsi NTB kembali menyebarkan ribuan vaksin dan serum anti rabies di seluruh wilayah baik di Pulau Lombok maupun Sumbawa. 

Total sebanyak 3.609 vaksin telah disebarkan di enam kabupaten/kota diantaranya kabupaten Dompu sebagai daerah endemik sebanyak 2.809 dosis, kota Mataram 40 dosis, kota Bima 40 dosis kabupaten Bima 90 dosis, Sumbawa 50 dosis, Sumbawa Barat 10 dosis, Lombok Barat 10 dosis, Lombok Timur 20 dosis, dan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi (RSUD) NTB sebanyak 10 dosis serta beberapa disimpan sebagai stok untuk provinsi sebanyak 430 dosis.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi mengatakan, selain telah mendistribusikan vaksin anti rabies ke beberapa daerah di NTB. Dikes Provinsi dan kabupaten/kota bersama Kementerian Kesehatan secara langsung terjun ke lapangan mengontrol perkembangan gigitan Hewan Penular Rabies (HPR).

"Kita sudah koordinasi dengan Pemda kabupaten Dompu untuk meminimalisir kasus gigitan HPR," terangnya melalui rilis pada Selasa (19/02). 

Saat ini tercatat jumlah kasus gigitan anjing di kabupaten Dompu sendiri total 709 orang, dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 6 orang, sedangkan yang sudah di vaksin sebanyak 702 orang, dengan jumlah anjing yang positif rabies sebanyak 26 ekor.

Untuk kabupaten Sumbawa jumlah kasus gigitan anjing sebanyak 21 orang, yang sudah divaksin sebanyak 21 orang, sedangkan anjing yang ditemukan positif rabies sebanyak 4 ekor. Sementara untuk kasus gigitan anjing di kabupaten Bima sebanyak 19 orang yang digigit dan telah divaksin sebanyak 19 orang. 

Selain melakukan pengawasan secara langsung ke lapangan. Dikes NTB juga telah melakukan serangkaian rapat koordinasi bersama lintas sektor dalam pelaksanaan vaksinasi serta meningkatkan koordinasi antar instansi. (Luk-tim media).