DPRD NTB Gelar Sidang Paripurna Perdana Tahun 2019

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi NTB menggelar sidang paripurna perdana tahun 2019. Agenda sidang kali ini membahas empat buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prakarsa DPRD NTB dan Raperda prakarsa eksekutif, berlangsung di ruang sidang utama DPRD NTB, Rabu (20/02).

Raperda prakarsa DPRD NTB membahas tentang pembubaran PT Daerah Maju Bersaing (DMB) sedangkan prakarsa eksekutif membahas raperda tentang rencana umum energi daerah, raperda tentang pengelolaan sampah, serta raperda tentang pengelolaan hutan.

Dalam penjelasannya terhadap empat buah raperda tersebut Gubernur NTB menjelaskan, untuk pengelolaan energi daerah diperlukan sebuah kebijakan energi daerah yang menjadi acuan dalam penyusunan perencanaan energi serta mengacu pada kebijakan energi Nasional. 

Terkait raperda pengelolaan sampah harus dilakukan secara komprehensif sehingga tidak menimbulkan dampak negatif di kemudian hari. Begitupula dengan pengelolaan hutan yang kondisinya belakangan ini sangat memprihatinkan. Pemda perlu melakukan upaya strategis dalam bentuk deregulasi dan debirokratisasi. 

Di akhir penjelasannya Dr Zul berharap apa yang disampaikan bisa menjadi potret atau gambaran umum tentang pentingnya kebutuham dan kehadiran regulasi daerah yang dibutuhkan.

"Saya harap seluruh regulasi daerah yang dibahas dan ditetapkan di gedung yang mulia ini, senantiasa bisa menjawab dan menghadirkam regulasi daerah yang berkualitas, sebagai pijakan kita untuk terus melangkah mencapai visi NTB Gemilang,"jelasnya.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung ketua DPRD NTB Hj. Bq. Isvie Rupaeda yang dihadiri Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, anggota dewan, pimpinan OPD, TNI Polri, serta media cetak dan elektronik.

DPRD NTB akan kembali menggelar rapat paripurna masa persidangan kedua dengan agenda pembahasan pemandangan umum fraksi-fraksi pada Jumat (22/02/19) di ruang sidang utama DPRD NTB. (Luk-san tim media).