Ilmu sebagai Tuntunan

Ingin selamat dalam kehidupan di dunia, ikutilah sesuai tuntunan Hadist Nabi. Harus berpegang dengan dua cara yaitu Qur'an dan Hadist. Maka tuntutlah ilmu itu mulai dari dalam kandungan hingga masuk liang lahat.

Hal tersebut disampaikan oleh TGH.Hasanain Juani pimpinan pondok pesantren Nurul Haramain Narmada Lombok Barat, saat mengisi Imtaq di Aula Gedung Graha Bhakti Kantor Gubernur NTB, Jum'at 01/3/19.

Ia juga mengingatkan bahwa apa yang terjadi hari ini banyak ummat manusia setelah menikah jarang melanjutkan menuntut ilmu karena terhalang oleh istri diantara selangkangan sesuai disebutkan oleh para ulama. Karena manusia sering menyembelih ilmu yaitu diantara dua selangkangan. 

Di hadapan jamaah imtaq, ia menegaskan ada tiga pelanggaran yang dilakukan ummat islam saat ini adalah banyak yang meninggalkan Al-Quran, malas baca, malas kaji, malas amalkan dan Allah akan hukum baginya kehidupan yg menyesakkan, Kita banyak sampaikan berita tanpa cek dan ricek (tanpa tabayun) sehingga sebar hoax maka lebih baik tawakuf atau diam saja jangan seba, Kita melupakan tanda-tanda kiamat sehingga kita tidak mau memperbaiki diri.

Maka sangat beruntunglah yang hadir pada pengajian tersebut bisa mengkaji lebih dalam tidak hanya sekedar melalui HP saling sher.

Maka setidaknya diharapkan dari kegiatan ini mendapatkan manfaat untuk orang lain bisa menambah khazanah keilmuan sebagai bentuk kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.(San)