KEBERAGAMAN NTB PERLU DIJAGA SEBAGAI MODAL TERPENTING

Perbedaan agama, suku dan adat istiadat masyarakat di NTB adalah kekayaan. Keberagaman tersebut menjadi potensi tersendiri untuk kemajuan daerah. Untuk itu, Kerukunan hidup antar umat beragama di NTB harus tetap terjaga dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari kerjasama semua pihak, salah satunya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB. "Alhamdulilah, saya lihat FKUB sudah menjalankan perannya dengan baik. Jaga terus komitmen saling menjaga dan saling membantu demi kerukunan umat beragama, khususnya di NTB ini," ujar Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi saat menerima Ketua FKUB NTB, H. Sahdan Ilyas diruang kerjanya, Rabu (12/4/2017.

H. Syahdan bersama jajarannya menemui Gubernur dalam rangka memperpanjang tugas kepengurusannya. Dia memohon ijin kepada Gubernur NTB untuk memperpanjang Surat Keputusan Pelaksanaan Tugas FKUB dalam jangka waktu 5 tahun kedepan. Forum yang dibentuk untuk menjadi jembatan bagi kerukunan seluruh umat beragama khususnya di NTB. Sejauh ini, Gubernur yang akrab disapa TGB tersebut menilai hasil kerja kepengurusan FKUB sudah cukup baik dan menyetujui perpanjangan tugas pengurus FKUB. Namun, Gubernur meminta agar FKUB NTB terus membangun komunikasi dengan semua elemen masyarakat terutama dengan anak muda. "Tugas FKUB ini memastikan adanya diskusi antar umat beragama, khususnya untuk pemuda di NTB. Pastikan pemuda pemuda kita ada forumnya untuk berkomunikasi, kita rangkul lah mereka. Karena tidak bisa kita pungkiri, semua umat beragama punya kontribusi di NTB ini," pesannya. Mengakhiri silaturrahmi Gubernur menginstruksikan kepada instansi terkait agar  mempersiapkan SK perpanjngan tugas dengan personel tetap." perkuat sinergitas program pemerintah dengan FKUB, perkuat komunikasi dengan forum atau organisasi pemuda,"pungkas TGB.

 

Biro Humas dan Protokol NTB