KETUA DPRD NTB: KITA TEMUKAN GUBERNUR YANG DEKAT DENGAN RAKYAT

Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaedah, SH., M.H. mengungkapkan kebanggaannya karena Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah merupakan sosok yang dekat dengan rakyat. Bahkan, menurutnya figur Gubernur yang sudah memimpin NTB kurang lebih enam bulan ini, menjadi contoh yang baik bagi semua, termasuk pimpinan dan angggota DPRD.

"Kita menemukan Gubernur yang dekat dengan rakyat. Yang akrab dan selalu bersahabat dengan siapapun," Ungkap Ketua DPRD itu saat Silaturrahmi dengan Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi NTB, di Kediaman Ketua DPRD, Senin (11/03/2019).

Dengan sosok yang akrab dengan masyarakat itu, Isvie yakin seluruh program Pembangunan dapat berjalan lancar Dan sukses. Ia berharap sinergi dan keharmonisan dengan Anggota Dewan dapat terus berjalan baik. Agar pembangunan yang menyejahterakan masyarakat dapat terwujud dengan baik.

Doktor Zul, sapaan akrab Gubernur NTB, menyampaikan agar coffee morning bisa digelar sesering mungkin. Kalau memungkinkan dapat digelar sekali seminggu.

Sebab kata Doktor Zul, dengan seringnya bertemu, banyak hal yang dapat dibahas dan didiskusikan bersama. Sehingga, program Pembangunan ini betul betul terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. [09:50, 3/11/2019] Dae Syaf: NTB dan USA Rencana Bangun Kerjasama

Gubernur NTB,  Dr.  Zulkieflimansyah menerima Konsul General Amerika Serikat,   Mark McGovern,  di Ruang Kerja Gubernur,  Senin (11/03/2019). Pertemuan yang berlangsung akrab itu membahas sejumlah hal. Termasuk rencana kerjasama antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Amerika Serikat.  

Gubernur menjelaskan beberapa program yang bisa dikolaborasikan dengan negeri paman syam itu,  diantaranya pengiriman pemuda NTB untuk melanjutkan pendidikan ke USA dan Program Zero Waste. Gubernur akan menyambut baik apabila pemerintah Amerika Serikat bisa memfasilitasi dan menyukseskan program tersebut.

"Kami mengirim pemuda NTB itu ke luar negeri agar mereka memiliki pengalaman yang berbeda. Sehingga rasa ke-Indonesia-an mereka itu betul-betul terasa, " jelas Doktor Zul,  sapaan akrabnya.

Selain,  pengiriman pemuda ke luar negeri,  Doktor Zul menyebut juga program Zero Waste berpotensi untuk dikerjasamakan.  Dirinya, bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah bertekad untuk menyukseskan program ini.  Yaitu dengan menghadirkan industri pengolahan sampah di NTB.

"Kami sangat bahagia kalau ada wilayah di Amerika itu yang sukses mengolah sampah.  Kami akan studi banding ke sana, " kata Gubernur.

Sementara itu, Konsul General Amerika Serikat, yang berkantor di Surabaya,  Mark McGovern mengaku takjub dengan program yang dijalankan Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini. Apalagi jelasnya,  anak-anak yang dikirim tersebut bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat NTB yang lainnya. Bahkan, mendengar penjelasan Gubernur terkait anak-anak NTB ini tidak mesti pulang ke NTB,  namun mengisi ruang-ruang penting di Jakarta,  ia mengaku itu sebagai ide yang luar biasa.

"It's fantastic. Kami di Kedutaan yang di Jakarta juga memiliki banyak program untuk NTB, " ungkapnya.

 

Terkait sejumlah program itu,  ia menjelaskan Pemerintah Amerika memiliki banyak program yang bisa dikerjasamakan. Termasuk di bidang pendidikan. Karena itu, dalam waktu dekat ia akan mencoba mendetailkan rencana tersebut,  dengan menyelaraskan dengan program pendidikan Pemerintah USA. Terkait Program Zero Waste,  peluang kerja sama juga bisa dilakukan.

HUmas NTB