Lomba Inovasi Daerah Sambut New Normal, NTB Siap Berkompetisi

Lomba inovasi daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI telah memacu semangat kompetisi daerah-daerah di Indonesia untuk menyambut penyiapan tatanan kehidupan baru atau normal baru (New Normal) di tengah pandemi Covid-19. Lomba inovasi daerah ini rencananya akan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten atau kota. Termasuk Provinsi NTB yang akan siap berkompetisi dengan daerah-daerah lain.

Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H. Lalu. Gita Aryadi mengungkapkan, lomba inovasi daerah merupakan panduan untuk menerapkan tatanan kehidupan baru yang produktif dan aman Covid-19 di daerah NTB. Diharapkan lewat lomba itu, katanya, daerah dapat membuat protokol sekaligus simulasi yang dapat dilihat dengan cara membuat video atau film pendek.

"NTB siap ikut kompetisi. Mudah-mudahan kita berhasil menyediakan sebuah video yang layak untuk ikut berkompetisi. Semoga NTB menjadi salah daerah sang juara," harapnya saat memimpin rapat bersama forkopinda pemerintah NTB dan TNI Polri di Gedung Sangkareang kantor gubernur, Sabtu (30/05).

Karena itu, Lanjut Miq Gita sapaan akrabnya, konsep pembuatannya harus dengan menonjolkan produktivitas, inovasi serta edeukasi bagi masyarakat terkait protokol Covid-19. Nantinya, dikemas dalam sebuah video yang memiliki alur cerita yang menarik dengan durasi waktu 1,5 menit sebagai persayaratannya. Adanya lomba tersebut, Kata Miq Gita, diharapkan dapat menciptakan iklim kompetitif untuk berkreasi dari pemerintah daerah, baik itu provinsi, kabupaten dan kota.

"Intinya dari lomba pembuatan video adalah apa yang kita lakukan selama ini terkait dengan protokol Covid-19. Sehingga dapat diterapkan untuk menyambuat normal baru (new normal) dan aman Covid-19," jelas Miq Gita.

Dengan demikian, Sekda meminta semua OPD, tim kreatif dari Dinas Kominfotik dan Biro Humas Protokol segera menyiapkan bahan-bahan untuk pembuatan video. Mengingat waktu lomba sudah dimulai, tanggal 9-12 Juni proses penilaian sudah dimulai. Sedangkan 15 Juni akan diumumkan hasil pemenang Lomba.

Setiap daerah diharapkan dapat membuat video di tujuh bidang atau sektor dengan masing-masing tema besar diantaranya, pasar tradisional (pasar tradisional C-19) pasar modern (pasar modern C-19), restoran (restoran C-19), hotel (hotel C-19), Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP C-19), tempat wisata (tempat wisata C-19), dan transportasi umum (transportasi umum C-19). Dari ketujuh klaster itu, diharapkan masing-masing video dibuat dalam durasi 1,5 menit. (Man@kominfo)