Melawan Kerisis Ekonomi Masyarakat Dengan Pohon Jambu Mente Disa Teniga Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara

Penulis pernah melakukan survey terhadap beberapa desa/dusun untuk menunjukan banyaknya pengangguran terhadap remaja sampai dengan orang dewasa yang menggambarkan krisis ekonomi. Survey ini penulis hajadkan sebagai dasar untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan sumber daya alam yang ada di Desa Teniga Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Dapat diambil kesimpulan dari sekian dusun tersebut hanya beberapa masyarakat yang bekerja sebagai pegawai atau pekerja kantor yaitu 20% sedangkan 80% sisanya itu petani.

Masyarakat petani yang  ada di Desa Teniga ini memiliki daya tarik tersendiri terhadap budidaya atau pemeliharaan sumber daya alam  yaitu jambu mente sehingga nantinya akan tertuju pada sebuah penghasilan dimasyarakat, ketika berbicara penghasilan maka tidak terlepas dari kerja keras, kenapa? karena didalam seorang petani itu ketika penanaman awal untuk sumber daya alam jambu mente itu kemudian ada hasil maka itulah menjadi semangat untuk kerja keras dalam budidaya sumber daya alam untuk jambu mente tersebut, seringkali petani berpikir bahwa untuk hasil jambu mente itu sangat lama, bahkan setiap satu kali setahun mendapatkannya.

Maka penulis menawarkan kebijakan yang sangat beretos untuk petani dalam memudahkan melawan kerisis ekonomi sesuai budidaya sumber daya alam yg ada khususnya jambu mente ini, sebagai berikut :

1.peran pemerintah yaitu dengan memberikan bibit-bibit

2.dalam penanaman diperlukan pohon yang banyak, sehingga perencanan atau penghasilannya dapat lebih saat satu musimnya lalu petani bisa merencanakan dari hasil penjualan bijinya, bisa dimanfatkan dengan bermodal untuk berdagangkah dan lain sebagainya

3.penulis menemukan kadar tanahnya sangat mendukung untuk budi daya jambu mente iniatau mudah tumbuh, khususnya didesa teniga, kecamatan Tanjung. Kabupaten Lombok Utara.

4.penanamannya lebih banyak sejak sekarang, walpun tumbuh lama tapi genarasi penerus dapat memetik hasilnya.

Berdasarkan penawaran tersebut diatas maka lebih besar akan melihat sebuah penghasilan yang ada di masayarakat desa teniga kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara Provinsi NTB. Kabarnya sekarang bahwa harga 1 kilo jambu mente itu berkisar Rp. 17.000,- bahkan ketika pengambilan buah dan biji jambu mente ini sangat mudah yaitu tinggal pungut yang sudah jatuh dari pohonya, lalu petani jambu mente ini bisa mendapatkan 1-5 kilo perhari./ Menurut perkiraan, petani bias mendapatkan 5 kilo perhari, dimana kalau dijumlahkan, penghasilannya bias sampai 5 kilo kali Rp. 17.000 atau Rp. 85.000 perhari. Kalau diakumulasikan dalam 1 bulan mereka bisa mendapatkan Rp. 510.000 perbulan. sungguh besar sekali.

Mungkin hanya ini yang bisa penulis sampaikan, sebagai masyarakat NTB yang memiliki kesadaran bahwa dianjurkan untuk selalu berkarya demi tercapainya ntb yang memiliki pertahanan ekonomi baik dalam kalngan perkotaan maupun dikalangan pedesaan, terutama dalam hal pembudidayaan sumber daya alam atau sumber daya manusia.

 

Jenis: