Menkes RI Resmikan Gedung PSC 119 MEMS RSUD Kota Mataram

Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) bersama Wakil Gubenur NTB Sitti Rohmi Djalilah hari ini meresmikan Gedung guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) atau Mataram Emergency Medical Service yang terletak tepat di samping gedung RSUD Kota Mataram, (13/3). Peresmian tersebut juga didampingi oleh Wali Kota Mataram Ahyar Abduh dan Direktur RSUD Kota Mataram dr. H. Lalu Herman Mahaputra.

Menkes berharap dengan diresmikannya PSC 119 MEMS ini, cita-cita NTB sebagai Daerah Pariwisata yang memiliki Medical Tourism dapat terwujud dengan cepat.

“PSC 119 MEMS ini juga bisa mendukung Lombok sebagai tuan Rumah dalam ajang Motor GP yang akan datang,” tambah menteri yang juga merupakan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Wali Kota Mataram Ahyar Abduh juga menambahkan, sebagai daerah yang sering terjadi bencana, NTB sangat membutuhkan program PSC 119 MEMS yang telah beroperasi selama 4 tahun ini.

“Daerah kita ini sering berpotensi terjadi bencana. Seperti saat gempa bumi tahun lalu. Dengan adanya PSC 119 MEMS ini akan banyak masyarakat yang tertolong," ujarnya.

Layanan 119 merupakan kolaborasi nasional antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, dimana terjadi integrasi layanan antara Pusat Komando Nasional atau National Command Center (NCC) yang berada di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, dengan Public Safety Center (PSC) yang berada di tiap Kabupaten/Kota.

PSC merupakan amanah dari instruksi Presiden No.4 Tahun 2013, dimana seluruh kabupaten / kota di Indonesia harus membentuk PSC. Untuk itu, secara bertahap, layanan ini akan terus dikembangkan sampai semua daerah otonom (kab/kota) memiliki PSC sebagaimana fungsi PSC sebagai pusat koordinasi layanan kegawatdaruratan di suatu daerah.

 

Sementara itu, Mataram Emergency Medical Service 119 (MEMS 119) adalah organisasi layanan medis yang bergerak di prehospital di wilayah kota mataram. MEMS 119 bertujuan meningkatkan akses masyarakat kota mataram terhadap layanan kegawat daruratan di bidang kesehatan khususnya dan aktif berkerjasama dengan dengan badan penanganan kegawatan yang lain untuk mewujudkan safe community. (novita-tim media)