Perempuan Maksimalkan Profesionalitas

Perempuan dapat membuktikan diri dengan profesionalitas. Perempuan berbeda dengan laki-laki, tetapi dari sisi profesionalitas perempuan dan laki-laki dapat bersaing. Perempuan tidak boleh meminta untuk diistimewakan.

Motifasi ini disampaikan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menghadiri sekaligus menjadi Narasumber Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Perempuan dan Anak, Pemuda, Pelajar, Mahasiswa, Lansia, dan Penyandang Disabilitas Tahun 2020 yang bertemakan "Lombok Utara Bangun Kembali'' bertempat di Hotel Medana Bay Marina Tanjung, Selasa (19/3).

“Kita sebagai perempuan di anggap kaum lemah selama ini, oleh sebab itu, mari kita buktikan kita perempuan mampu dan bisa, '' tegas Hj. Rohmi.

Semua sektor di negara ini, sudah mulai ada keterwakilan perempuan. Perempuan ikut andil dan masuk ke dalam legislative sebagai anggota dewan. Ada juga di eksekutif dan yudikatif. “Perempuan ikut berkiprah dalam pembangunan, dalam birokrasi pemerintah atau apparat penegak hukum,” jelas Wagub.

" Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Lombok Utara sekarang sudah berada di jalur yang benar dalam pembangunannya," kata Wakil Gubernur.

Musrenbang tahun ini yang sudah melibatkan penyandang disabilitas. "Di Kabupaten lain belum ada yang melibatkan kaum difabel dalam Musrenbang, jadi apa yg dilakukan oleh KLU ini sudah inovatif dan juga akomodatif,'' ungkap Hj. Rohmi.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Ahyar, SH, MH  mengatakan,  kegiatan Musrenbang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. 

''Jangan sampai ada yang bilang Musrenbang hanya Ceremony saja, Musrenbang partisipatif ini harus betul-betul dimanfaatkan,'' kata Najmul.

"Kedepannya, partisipasi perempuan didalam pembangunan kita ini akan terus kita gerakkan, begitu pula dengan peran pemuda, pelajar, mahasiswa, serta penyandang disabilitas,'' jelas Najmul.

Kegiatan Musrenbang ini juga diikuti Bappeda, Dinas Sosial, Sejumlah OPD Lingkup Provinsi dan juga Kabupaten Lombok Utara. (Sumber Humas NTB - Edy-Tim Media)