POLDA NTB DAN USAHA PERANGI KONTEN NEGATIF DI SOSMED

POLDA NTB menggelar Pelatihan Komunitas Cyber Troops kepada perwakilan anggota polisi, keluarga besar bayangkari, dan putra putri anggota Polri se-NTB. Berlokasi di aula rapat kantor POLDA NTB, pelatihan hari pertama ini diisi oleh Kepala Bidang IKP Diskominfotik NTB, Ach. Fairuz Abadi, SH dan redaktur pelaksana Lombok Post, Zulhakim.

“Melalui latihan Cyber Troops ini diharapkan dapat membangun wawasan dan memperkuat solidaritas personil Polri dan keluarga besar Polri dalam upaya membangun opini positif publik terhadap Polri. Khususnya dapat menekan berita negatif dan menyebar luaskan berita positif,” jelas  Tri Budi Pangestuti, Kabid Humas Polda NTB.Nantinya masing-masing peserta yang menghadiri pelatihan ini dapat mencari anggota sendiri, layaknya struktur bisnis MLM untuk membagikan hasil dari pelatihan yang didapat. Sehingga semakin banyak anggota Polri yang mendukung tujuan diselenggarakannya pelatihan ini.

Dalam penyampaian materi, baik Fairuz maupun Zulhakim sama-sama menekankan pentingnya bijak dalam menyerap dan membagikan informasi di sosial media. Polisi sebagai aparatur negara memiliki andil yang besar yang nantinya dapat menekan penyebaran konten negatif atau berita bohong di sosial media.Lebih lanjut Fairuz menggambarkan, bahwa data yang dirilis Kementerian Kominfo RI, ada 51% penduduk Indonesia mengakses informasi melalui internet. hal ini merupakan peluang yang baik bagi Nusa Tenggara Barat dalam mengabarkan informasi yang bermanfaat.

Demikian pula dengan anggota Polda NTB yang tersebar hingga plosok desa. "Jika saja 10 sampai 20 persen anggota polda di NTB mengisi kontain baik di Sosmed, secara otomatis aktifitas Polisi di NTB akan selalu mengisi trending topik di internet." Jelasnya bersemangat

Seperti juga ditempat lain, gaya jenaka Fairuz dalam menyampaikan materi tak membuat peserta bosan mendengarkan. Ruang Rapat Utama Polda NTB dipenuhi tawa riang karena setiap isi materi diwarnai dengan celotehan humor yang bermakna. (nov/yar/ang)