PRESIDEN RI KE-6 SILATURRAHIM DENGAN PARA TOKOH MASYARAKAT NTB

Mengakhiri kunjungannya selama berada di Provinsi NTB, Presiden RI ke-6,  Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono bersilaturrahim dengan para tokoh masyarakat NTB di Pendopo Gubernur NTB, Selasa malam (09/05/2017).

Hadir dalam acara silaturahmi tersebut, selain jajaran pemerintahan, eksekutif, legislatif, yudikatif serta TNI dan Polri, juga hadir para ulama, pemuda, wanita dan para  tokoh dari lintas agama. Bagi  masyarakat NTB, selama menjabat presiden selama dua periode, SBY memiliki kenangan tersendiri, karena selama 10 tahun kepemimpinannya cukup banyak pembangunan monumental yang dirasakan NTB. Misalnya pembangunan Bendungan Pandanduri, DAM Pela Parado, Bandara Internasional Lombok dan sejumlah infrastruktur wilayah lainnya. Karena itulah, masyarakat NTB menyambut presiden ke-6 tersebut dengan hangat. Berbalut batik elegan, SBY menyapa dan memberi salam kepada segenap tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda yang hadir diacara tersebut. SBY mengaku senang dan berbangga hati karena disambut hangat masyarakat NTB. Karenanya, SBY menyampaikan kunjungannya itu merupakan pelepas rindu setelah sekian lama absen berkunjung ke NTB.

Semenjak menjadi presiden, SBY seringkali berkunjung NTB karena menurutnya, NTB memiliki keunggulan besar, khususnya di bidang pariwisata. Dengan keunggulan itu, SBY beserta jajaran pemerintahannya saat itu merasa memiliki kewajiban untuk mendukung pembangunan NTB. ''Dan yang lebih penting adalah masyarakatnya religious,'' ungkap SBY yang saat itu hadir bersama Ibu Ani Yudhoyono.

Selain itu, SBY menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat NTB yang telah mendukung dengan tulus serta menjaga pembangunan negara dan daerah selama dia menjabat presiden. Menurutnya, dukungan masyarakat NTB bagi pembangunan sangat penting, agar visi dan misi pembangunan dapat tercapai dengan baik. ''Kalau pemerintah mendapat dukungan penuh masyarakat, insya Allah semuanya terwujud. Dan, apa yang saya saksikan sekarang ini, kemajuan Nusa Tenggara Barat, nyata adanya,'' tutur SBY yang disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir. Selain dukungan masyarakat, menurut SBY faktor kepemimpinan juga menjadi kata kunci terwujudnya pembangunan yang baik.

Karenanya, SBY menghimbau masyarakat agar terus menjaga kebersamaan itu demi terwujudnya kemajuan daerah yang diinginkan. ''Kalau kita memimpin dengan hati, tulus, menyayangi semua, mengayomi semua, kemudian sungguh-sungguh membangun dengan hati, dari masa ke masa, saya yakin Allah akan memberikan pertolongan,'' nasehat SBY. Seorang pemimpin merupakan tumpuan harapan seluruh masyarakat, sehingga segala keinginan masyarakat harus terpenuhi. Namun, kadang-kadang ada masyarakat yang ingin segera dipenuhi keinginannya, belum lagi komentar-komentar yang tidak baik didengar, semua itu harus diterima dengan ikhlas oleh pemimpin. ''Dengan kesabaran, dengan ketekunan, ketegaran asalkan kita terus berikhtiar, siapapun, bisa presiden, bisa gubernur, bisa bupati, bisa walikota, maka kepemimpinan dari masa ke masa akan mengalami kemajuan,'' ungkap SBY.

Mewakili masyarakat NTB, Gubernur, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menyampaikan selama kepemimpinan SBY sebagai presiden RI ke-6, sangat banyak perhatian  yang diberikan untuk masyarakat NTB.  Bahkan secara langsung presiden SBY meletakkan batu pertama beberapa pembangunan infrastruktur strategis di NTB. Seperti bendungan, DAM, fasilitas sekolah serta masjid kebanggan NTB saat ini, Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center. ''Apa yang telah Bapak tetapkan dulu, apa yang Bapak SBY bantu dulu telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat NTB sekarang,'' ungkap Gubernur. Untuk itu, Gubernur Tuan Guru Bajang menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya, seraya menyampaikan doa masyarakat NTB kepada SBY, semoga senantiasa  dilimpahkan kesehatan, kekuatan sehingga tetap dapat memberikan nasehat dan panduan bagi kemajuan bangsa dan daerah.

 

Biro Humas dan Protokol NTB