Error message

Notice: Undefined offset: 1 in counter_get_browser() (line 70 of /var/www/vhosts/diskominfotik.ntbprov.go.id/httpdocs/sites/all/modules/counter/counter.lib.inc).

Proyek STBM Kembali Diluncurkan

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Yayasan Plan Internasional (YPII) kembali meluncurkan dua proyek Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yaitu Women and disabilitas Inclusive WASH and Nutrition Project (proyek WINNER) dan Water for Women Project (proyek WFW) di hotel Santika Mataram, Kamis (15/11). 

Kehadiran proyek WFW dan proyek Winner merupakan bentuk dukungan YPII terhadap pemerintah dalam upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya tujuan ke-6 yaitu air bersih dan sanitasi untuk semua. YPII juga menjamin akses sanitasi yang setara dan berkelanjutan bagi semua pihak terutama bagi kelompok marjinal sehingga berkontribusi pada upaya pemerintah dalam mengurangi angka stunting atau gagal tumbuh pada anak.

Direktur YPII Dini Widiastuti dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan peluncuran proyek WFW dan Winner ini merupakan kegiatan awal untuk memperkenalkan kedua proyek sebelum dilakukan di kabupaten. Semua pihak bisa memiliki pemikiran dan tujuan yang sama.

"Saya harap pemerintah provinsi NTB memberikan dukungan penuh kepada pelaku pembangunan sanitasi yang ada, sehingga NTB mampu mencapai target menuju akses universal tahun 2019 melalui kegiatan STBM yang berkesetaraan gender dan inklusif serta mengurangi masalah stunting atau gagal tumbuh pada anak," ucapnya.

 

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dalam sambutannya usai penandatangan komitmen bersama (MoU) menyampaikan bahwa, komitmen bersama itu harus bisa di impelementasikan dengan baik." Tanggung jawab kita adalah harus teliti, yang kita janjikan betul -betul harus di implementasikan. Tidak terlalu sulit kalau memiliki cara pandang yang sama. Kita ingin masyarakat NTB punya sanitasi yang baik," ungkapnya.

Selain itu Umi Rohmi sapaan akrab Wagub menambahkan bahwa, butuh kesadaran dari masyarakat juga. Jika mindset masyarakat sudah terbangun dan sadar akan kesehatan maka semua akan lebih baik. "Ini jadi PR kita bersama agar saling bergotong royong dan bersinergi. Mari kita perhatikan betul masalah sampah, sanitasi dan gizi buruk serta lingkungan," tutupnya.

Di provinsi NTB proyek Winner akan dilaksanakan di dua wilayah, yakni di kota Mataram dan kabupaten Lombok Tengah. Sedangkan untuk proyek WFW akan dilaksanakan di kabupaten Sumbawa. Kedua proyek ini telah jalankan mulai tahun 2018 di provinsi NTT dan NTB dengan didanai oleh The Australian Department of Foreign Affair and Trade (DFAT) Jakarta dan kedutaan besar Belanda untuk Republik Indonesia.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Sekda Lombok Tengah H.M.Nursiah, Sekda Kota Mataram H.Effendi Eko Saswito, dan Sekda Sumbawa Drs. H. Rasyidi serta komunitas dan Pokja AMPL provinsi maupun tiga kabupaten kota. (Luk-san/tim media).