RRI Mataram dan Kampung Media Bersinergi

Kerjasama antara RRI Mataram dan Kampung Media akan semakin memberi warna dalam pemberitaan. Pernyataan tersebut dilontarkan Drs. Aef Karnan Djajasasmita, Kepala Lembaga Penyiaran Pemerintah Republik Indonesia Mataram sesaat setelah menandatangani Memorandum of Understanding  (MoU) Operasional Radio Republik Indonesia (RRI) dengan Kampung Media. 

Bertempat di Aula Tri Prasetya RRI Mataram, penandatangan tersebut dilakukan bersama  Kepala Kampung Media, Ach. Fairuz Abadi, di depan anggota Kampung Media yang hadir,  Jum’at pagi tadi (10/5). Dua ratusan komunitas dan lima ribuan anggota yang tersebar se NTB siap menjadi kontributor RRI Mataram. 

“Di awal pembentukan Kampung Media dulu RRI adalah lembaga yang pertama kali membatu Kampung Media. Jadi kali ini kita akan bekerjasama, bersinergi untuk mengabarkan kebaikan kepada masyarakat luas,” tutur Fairuz.

Setelah melakukan penandatanganan MoU, anggota Kampung Media mendapatkan pelatihan mengenai jusnalisme radio bersama H. Joko Tri Ubaya dan I Nengah Sudarita. Selain berbagi pengalaman penyiaran, keduanya juga memberikan banyak tips mengenai penulisan berita radio.

“Easy reading, easy writing, easy listening, easy understanding, itu empat kunci penulisan berita di radio,” jelas Joko.

Anggota Kampung Media yang mengikuti pelatihan tersebut mengaku sangat antusias. Lilwalidaini Ikhsan, anggota Kampung Media Tanaq Beak, Batukliang Uatar, Lombok Tengah mengaku mendapat ilmu baru yang belum pernah diketahuinya sebelumnya.

“Saya baru tahu kalau menulis berita di radio lebih simple dari berita biasa. Dulu saya pikir sama aja. Pelatihan ini sangat kami butuhkan,” tuturnya.

Kerjasama antara RRI Mataram dan Kampung Media ini, merupakan tindak lanjut dari Proyek Perubahan Diklat Pim IV. Sebagai inovasi dalam penyebarluasan informasi, anggota komunitas Kampung Media dinilai memiliki kecakapan jurnalistik yang baik dalam penulisan berita serta memiliki keragaman informasi yang disebarluaskan melalui laman daringnya. (novita-tim media)