Samsat Delivery, Solusi Masyarakat Peduli Pajak

Perkembangan teknologi yang semakin pesat mempengaruhi gaya hidup masyarakat dalam melakakukan berbagai aktivitas, salah satunya dalam pembayaran pajak, khususnya pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pada tahun 2018 realisasi PKB sebesar Rp. 362 Miliar,   hanya saja tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB di NTB masih kurang, sehingga Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi NTB memanfaatkan perkembangan teknologi dengan membuat inovasi pembayaran pajak dengan Samsat Delivery.  

Samsat Delivery sebagai salah satu program unggulan Gemilang Birokrasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2019 -2023. Adanya aplikasi Samsat Delivery menjadi bagian upaya peningkatan pelayanan yang terus menerus dilakukan Pemprov NTB dan solusi bagi masyarakat peduli pajak.

Samsat Delivery inovasi dari Tim Pembina Samsat NTB yang dibangun atas kerjasama Ditlantas Polda NTB dan Bappenda NTB yang memberikan layanan verifikasi ulang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ke lokasi yang ditentukan oleh wajib pajak.  “Samsat Delivery memudahkan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak dengan diantarkan oleh petugas langsung menuju tempat” jelas Sena Puja, ST., M.Eng salah satu Tim Pembina Samsat NTB, (21/06)

Dilaunching sejak bulan Desember 2018, Samsat Delivery hingga bulan Juni 2019 sudah memiliki user pengguna sebanyak 3.257, user yang melakukan cek PKB sebanyak 1.471.251, user yang melakukan proses delivery sebanyak 175. Berbagai fitur disediakan aplikasi Samsat Delivery, yaitu Cek PKB, Bayar PKB, Antar SKPD, Samsat Terdekat, Panduan Layanan Samsat dan Informasi Kesamsatan.

Fitur Cek PKB memugkinkan Wajib pajak untuk memeriksa secara langsung jumlah pembayaran pajak tahunan kendaraannya. Fitur Bayar PKB, memungkinkan wajib pajak melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan secara online, langsung terhubung ke berbagai bank swasta atau pemerintah, serta Cash On Delivery (CoD).

Fitur Antar SKPD memungkinkan wajib pajak meminta pengiriman SKPD ke lokasi yang diinginkan, baik dirumah, di kantor atau dimanapun selama masih berada dalam radius pelayanan Samsat terdekat. Fitur Samsat Terdekat yakni wajib pajak dapat dengan mudah menemukan kantor Samsat / UPPD yang terdekat dengan lokasi wajib pajak berada dan Fitur Informasi Kesamsatan menyediakan berbagai informasi, promosi, sosialisasi dan edukasi kesamsatan yang perlu diketahui masyarakat.

Bapenda telah bekerjasama dengan perbankan dari PT. Bank Syariah dan PT. BNI Persero Cabang Mataram untuk dapat memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. Pengembangan Samsat Delivery akan terus dilakukan oleh Tim Pembina Samsat NTB,akan meningkatkan kinerja aplikasi Samsat Delivery dan melakukan kerja sama dengan startup lainnya untuk memudahkan proses pengantaran kepada wajib pajak. (ely TM)Samsat Delivery, Solusi Masyarakat Peduli Pajak

Perkembangan teknologi yang semakin pesat mempengaruhi gaya hidup masyarakat dalam melakakukan berbagai aktivitas, salah satunya dalam pembayaran pajak, khususnya pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pada tahun 2018 realisasi PKB sebesar Rp. 362 Miliar,   hanya saja tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB di NTB masih kurang, sehingga Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi NTB memanfaatkan perkembangan teknologi dengan membuat inovasi pembayaran pajak dengan Samsat Delivery.  

Samsat Delivery sebagai salah satu program unggulan Gemilang Birokrasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2019 -2023. Adanya aplikasi Samsat Delivery menjadi bagian upaya peningkatan pelayanan yang terus menerus dilakukan Pemprov NTB dan solusi bagi masyarakat peduli pajak.

Samsat Delivery inovasi dari Tim Pembina Samsat NTB yang dibangun atas kerjasama Ditlantas Polda NTB dan Bappenda NTB yang memberikan layanan verifikasi ulang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ke lokasi yang ditentukan oleh wajib pajak.  “Samsat Delivery memudahkan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak dengan diantarkan oleh petugas langsung menuju tempat” jelas Sena Puja, ST., M.Eng salah satu Tim Pembina Samsat NTB, (21/06)

Dilaunching sejak bulan Desember 2018, Samsat Delivery hingga bulan Juni 2019 sudah memiliki user pengguna sebanyak 3.257, user yang melakukan cek PKB sebanyak 1.471.251, user yang melakukan proses delivery sebanyak 175. Berbagai fitur disediakan aplikasi Samsat Delivery, yaitu Cek PKB, Bayar PKB, Antar SKPD, Samsat Terdekat, Panduan Layanan Samsat dan Informasi Kesamsatan.

Fitur Cek PKB memugkinkan Wajib pajak untuk memeriksa secara langsung jumlah pembayaran pajak tahunan kendaraannya. Fitur Bayar PKB, memungkinkan wajib pajak melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan secara online, langsung terhubung ke berbagai bank swasta atau pemerintah, serta Cash On Delivery (CoD).

Fitur Antar SKPD memungkinkan wajib pajak meminta pengiriman SKPD ke lokasi yang diinginkan, baik dirumah, di kantor atau dimanapun selama masih berada dalam radius pelayanan Samsat terdekat. Fitur Samsat Terdekat yakni wajib pajak dapat dengan mudah menemukan kantor Samsat / UPPD yang terdekat dengan lokasi wajib pajak berada dan Fitur Informasi Kesamsatan menyediakan berbagai informasi, promosi, sosialisasi dan edukasi kesamsatan yang perlu diketahui masyarakat.

Bapenda telah bekerjasama dengan perbankan dari PT. Bank Syariah dan PT. BNI Persero Cabang Mataram untuk dapat memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. Pengembangan Samsat Delivery akan terus dilakukan oleh Tim Pembina Samsat NTB,akan meningkatkan kinerja aplikasi Samsat Delivery dan melakukan kerja sama dengan startup lainnya untuk memudahkan proses pengantaran kepada wajib pajak. (ely TM)