Latest News

Danrem 162 Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan, salah satu strategis dalam mempercepat program vaksinasi adalah pengarahan massal yang berbasis desa atau dusun. Untuk itu, peran Babinsa dan Babinkamtibmas untuk mengarahkan massal atau masyarakat hingga ke desa maupun dusun harus benar benar maksimal.

"Percuma banyak tim vaksinator kalau masyarakatnya tidak datang. Karenanya, teknis pengarahan massal harus berbasis desa dan dusun. Tentu harus dengan prokes efektif," tegas Ahmad Rizal Ramdhani pada rapat percepatan vaksinasi bersama Gubernur, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Guvernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah di ruang rapat utama, Senin (20/09).

Jenderal menjelaskan, vaksinasi berbasis desa dan dusun harus ditetapkan tahapan yang efektif. Misalnya, pada pagi hingga siang, dijadwalkan desa 1 dan desa 2. Begitu juga dari siang sampai sorenya dijadwalkan desa 3 dan 4 dan seterusnya. Meski pengarahan massal yang cukup banyak tapi prokes harus tetap diutamakan.

"Kemudian bagaimana kegiatan vaksinnya tidak terlalu lama yaitu dengan cara formulirnya harus didistribusikan terlebih dahulu ke masyarakat. Sehingga masyarakat sudah mengisi lebih awal dari rumah jadi ketika mau vaksin mereka tidak direpotkan dengan isi formulir lagi," harapnya. (diskominfotikntb).

Aduan, Kritik & Saran

9 - 2 = ?