Mataram -- Tim Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Provinsi NTB menyerahkan hasil penilaian indeks Keamanan Informasi (KAMI) kepada Dinas Kominfotik NTB bertempat di Ruang Kadis Kominfotik, Kamis (14/7).
Dalam rapat ini tim BSSN NTB mendiskusikan terkait indeks pada Diskominfotik NTB tahun 2022. Adapun hasil dari penilaian Indeks KAMI sudah ada beberapa kriteria yang dilihat sudah masuk ke dalam kerangka kerja.
"Hal-hal ini sekiranya kedepan bisa dilakukan atau terdokumentasi sehingga siapapun yang akan duduk di Dinas Kominfo (Menjabat) agar dapat mempelajarinya" tutur Direktorat Keamanan Siber.
Selain itu Direktorat Keamanan Siber mengatakan terkait target di Renstra tahun 2022 pada tingkat 3 sudah termasuk dan cangkupan cukup baik dengan nilai 456 dari nilai yang didapatkan sebelumnya yakni 256.
Plt Kadis Kominfotik, Baiq Nelly Yuniari, AP. , M.Si mengungkapkan "dalam 2 tahun itu tidak ada penilaian. Jadi kami melakukan pembicaraan dengan Bapedda untuk menurunkan saja level capaiannya. Karena kami sadar belum mampu mencapai lebih dari itu" jelasnya.

"Dalam Keamanan informasi tentunya kita berbicara tentang resiko. Karena resiko adalah berbanding lurus dengan aset informasi dikali dengan formality atau kerentangan dikali dengan ancaman. Semakin besar aset yang dikelola tentunya ancaman formality semakin tinggi. Resiko-resiko inilah yang perlu dinilai satu persatu dari aset yang dikelola". Tutup Direktorat keamanan Siber.