Latest News

Mendukung potensi kabupaten Sumbawa Barat yang terus membangun, persoalan jaringan telekomunikasi mulai lemah sinyal hingga blankspot diharapkan tuntas bertahap. 

"Mulai tahun ini, beberapa titik di KSB akan dibangun infrastruktur baru sampai penguatan lemah sinyal", ujar Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Nusa Tenggara Barat, Dr Najamudin Amy, SSos di ruang kerjanya, Rabu (11/04). 

Menerima kunjungan Komisi III DPRD KSB, Bang Najam menjelaskan pula peta blankspot KSB dan realisasi pembangunan Base Transciever Station (BTS) yakni tower jaringan telekomunikasi yang akan dikerjakan oleh Badan Aksesibilitas Komunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia. 
Secara keseluruhan, pada tahun ini NTB mendapatkan 85 titik dari 104 titik yang diusulkan. Sedangkan di KSB sendiri dari 14 titik yang diusulkan 10 diantaranya adalah pembangunan BTS baru. 

Ia juga mengingatkan, kriteria usulan daerah blankspot diprioritaskan untuk pusat pemerintahan, kesehatan, pendidikan dan spot wisata yang menjanjikan. 

"Karena komunikasi terutama internet merupakan kebutuhan turisme maupun pengembangan promosi", tambahnya. Iapun menyarankan agar Pemkab KSB mulai memetakan wilayah blankspot mereka. 

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD KSB, Sudarli Spd mengatakan, DPRD dan Pemkab KSB akan berupaya menuntaskan area blankspot secara bertahap. Hal ini mengingat masih banyak potensi KSB dalam pariwisata yang belum dikembangkan maksimal. Begitupula dengan koneksi internet maupun telekomunikasi yang masih terbatas. 

"Di era digital informasi seperti sekarang, kebutuhan iinfrastruktur jaringan internet masyarakat juga makin vital dan mendesak dilakukan", jelasnya. (jm)

Aduan, Kritik & Saran

3 * 8 = ?