Welcome to Diskominfotik NTB Official Website

(0370) 644264

Berita

Ketua TP. PKK Provinsi NTB, Dorong Kreatifitas Lahirkan Produk Diminati Pasar

feature_image

Saat mengunjungi pameran hasil produk dan karya UP2K-PKK dan UMKM, pada Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB di Dompu, ketua TP.PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mendorong kader dan pelaku usaha untuk lebih kreativ dan Inovasi Lahirkan Produk Diminati Pasar

"Saat ini trendnya, tenun bukan hanya digunakan untuk membuat pakian dan fashion saja, namun bisa dikreasi untuk hiasan dinding, holden dan lainnya,"pesan Bunda Niken sapaan Ketua TP. PKK Prov. NTB, Jum'at (12/8/2022) di lapangan Beringin Kantor Bupati Dompu.

Oleh sebab itu, para kader TP.PKK dan pelaku UMKM harus memperbanyak referensi dan terus belajar sehingga, sehingga produk yang ditampilkan lebih semarak dan punya warna yang berbeda dipasaran.

Tidak hanya tenun dan sarung, produk olahan seperti kuliner juga, perlu ada inovasi  untuk menciptakan rasa  khas lebih bervariasi lagi.

"Seperti kopi, stic dari daun kelor dan panganan lokal lainnya, yang memiliki nilai gizi tinggi untuk keluarga,"ujar istri Gubernur, saat mencicipi kopi tambora, milik UMKM ompu coffe, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Dompu, Kota Bima dan Kabupaten Bima serta ketua TP. PKK Kabupaten/kota se-NTB.

Selain itu, alumni Universitas Indonesia ini juga membeli produk semua UP2K PKK se Kabupaten/Kota yang ditinjaunya.

"Ini bagian dari bela beli produk lokal, memberikan motifasi agar kader UP2K serta UMKM lebih bersaing dan menghasilkan produk yang lebih bagus danengikuti selera pasar,"tutupnya.

Pemilik UMKM Ompu Coffe Dompu, Ramlin mengaku senang mendapat penghormatan dikunkunjungi Bunda Niken.

"Beliau mencicipi kopi Tambora,"ujar pria yang sudah 8 tahun bergelut dengan kopi ini.

Kopi Tambora miliknya berasal dari desa Tambora. Memiliki jenis Robusta, Arabika dan Liberika.

"Produk kami biasa dijual dengan harga Rp. 35.000,- yang 200 gram jenis Robusta, jenis Liberika 100 gram liberika harganya Rp. 60.000,"paparnya.

Senada dengan Ramlin, pengelola UP2K kecamatan Pajo Dompu, Riani mengapresiasi kemurahan hati istri Gubernur NTB, karena sarung Nggoli miliknya dibeli sebanyak 3 lembar.

"Ibu berpesan untuk terus berkreasi,"ucapnya.

Usai peninjauan stand UP2K dan UMKM, dilapangan Beringin, Bunda Niken mengunjungi IKM dan Gerai Rumah Kriya Dekranasda Dompu.

Turut membersamai Ketua Dekranasda Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., Ketua Dekranasda Dompu, Lilis Suryani H. Kader Jaelani, ketua Dekranasda Kota Bima Hj Ellya HM. Lutfi, Ketua Dekranasda Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan dan sejumlah Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-NTB. (edy/alif/opic/diskominfotik).