Latest News

Mataram - - Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB berikhtiar terus memberikan berbagai pelayanan informasi terbaik kepada masyarakat. Berbagai program unggulan yang diampu juga terus di dengungkan baik melalui Website dan media sosial ppid dinas LHK Provinsi NTB, mulai dari program unggulan NTB Hijau, Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Unggul, Industri Persampahan hingga program NTB Zero Waste.

Mewakili Sekretaris Dinas, Kepala Sub Bagian Program, H. Sudirman, S.ST., M.Ling menyatakan bahwa program NTB Zero Waste menjadi salah satu program yang paling populer ditengah masyarakat. Namun, hingga kini masih banyak warga yang masih keliru dalam mendeskripsikan apa itu "zero waste". Hal ini menjadi tugas PPID LHK untuk mengedukasi masyarakat meluruskan maksud dari  " Zero waste" yang di harapkan.

"Zero Waste tidak bisa diterjemahkan langsung artinya menjadi Nol Sampah. Zerowaste adalah diksi untuk sebuah gerakan, sebuah ide gaya hidup, lifestyle yang dilakukan masyarakat untuk hidup sehat, mendorong siklus reuse, reduce, recycle (3R) " ujar Sudirman panggilan akrabnya, saat menerima kunjungan dan silaturahim PPID Utama Provinsi NTB, Jum’at (19/2) bertempat di Ruang Rapat Dinas LHK Provinsi NTB.

Dijelaskan Sudirman, dengan zero Waste, masyarakat diharapkan memiliki kepekaan, kepedulian dan mampu menerapkan gaya hidup cinta lingkungan dengan memanfaatkan kembali barang yang masih layak, hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai (3R). "Masyarakat diharapkan dapat menerapkan 3R dalam kehidupan sehari - hari. Zero Waste bukan berarti tidak ada sampah sama sekali, namun berusaha meminimalisir sampah sebisa mungkin. Ini yang coba terus kami edukasi "jelas Sudirman.

Sudirman juga mengajak masyarakat untuk mendapatkan rujukan informasi yang" shahih" di laman website Dinas LHK Provinsi NTB yaitu dislhk.ntbprov.go.id. dan sosial media resmi Dinas LHK. Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan aplikasi "Lestari" guna mengedukasi masyarakat dalam melakukan pengolahan sampah, didalamnya terdapat berbagai fitur antara lain fitur Panduan, Lokasi, Agenda, Data Sampah, Sarpras dan Pengaduan.

"Aplikasi “Lestari” dapat diakses oleh masyarakat dengan mengakses website lestari.ntbpro.go.id" tutup Sudirman.

Sebelumnya, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfotik NTB, Iwan Sapta Taruna, SE dalam silaturahmi kali ini menyampaikan bahwa akan terus mengajak seluruh PPID disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar dapat responsif, tanggap dan siap melayani setiap permohonan informasi masyarakat.

"Silaturahmi dan koordinasi ini akan terus kami lakukan ke seluruh PPID OPD dan memastikan berbagai program unggulan dan strategis Provinsi NTB di publikasikan kepada masyarakat" tutur Iwan, yang juga menjabat Kepala Sekretariat PPID Utama Provinsi NTB ini. (sherl/IKP@diskominfotik_ntb)

Aduan, Kritik & Saran

5 + 9 = ?