Welcome to Diskominfotik NTB Official Website

(0370) 644264

Berita

Kenali Sumber Informasi, Sebelum Disebarkan

Kenali Sumber Informasi, Sebelum Disebarkan

Pernyataan tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas (Sekdis) Kominfotik NTB, Fairuz Abadi saat memberikan materi pada pelatihan tentang Pemanfaatan Media Komunikasi Yang Bertanggungjawab Sambut Detik-detik Tahun Politik.

Diikuti oleh beberapa organisasi sosial masyarakat, mahasiswa, komunitas, kegiatan yang digagas komunitas Pemuda Gemilang dan Satuan Intel Polda NTB berlangsung selama 2 hari, Senin 25 September 2018, di Hotel Bidara Mataram.

Materi yang disampaikan Fairuz Abadi yang dikenal oleh peserta pelatihan dengan Abu Macel, dengan santai dan mengena memperkenslkan bagaimana menanggulangi berita hoax.

Seperti biasa khas Abu Macel, opening materi sebelum membahas tentang informasi dan berita hoax, Fairuz menggiring narasumber dengan cerita inspiratif yang mudah dipahami kemudian memberikan pemahaman.

Menurut Fairuz, Di era digital informasi berkembang dengan cepat. Apalagi setelah adanya Internet. "Kita tidak mampu membendung laju perkembangan IPTEK, nah yang harus membendung cara kita menghadapinya," jelas Fairuz.

Perkembangan yang begitu cepat, akan mempengaruhi kehidupan kita dalam menyebarkan berita dan mencari informasi. Baik itu lewat media sosial maupun media lainya.

"Informasi itu isinya hanya dua, mengajak orang berbuat baik dan mencegah orang berbuat jahat," jelas Penggagas journalisme Kampung Media ini.

Mengenal informasi berita itu sangat penting. Oleh sebab itu ciri informasi atau berita yang bohong atau istilah kerennya Hoax adalah tidak jelas sumbernya. Kenali berita itu, atau telusuri kebenarannya informasi itu. Dan Informasi yang selalu menyebar kebencian dan isu sara.

"Dijaman sekarang membuat konten atau gambar atau foto, semakin mudah dan praktis. Dengan smart phone yang anda pegang maka anda bisa menyebarkan atau membuat konten negatif, ini yg perlu diwapadai," pesan Sekdis Kominfotik ini.

Mulai saat ini, detik ini mari kita berbuat baik, ditempat yang baik dan bersama orang-orang baik, jadilah relawan kata-kata dan menjadi penyampai informasi yang baik bagi orang disekitar kita.

Memasuki tahun politik ini, jaga sikap, kata-kata dan selalu jadi pelopor memberikan edukasi tentang konten yang baik dan mengenali informasi yang benar dengan sumber yang jelas bukan hoax.

Kasubdit IV Kamneg Direktorat Intelkam POLDA NTB AKBP Yunus Junaidi, yang menutup pelatihan yang berlangsung 2 hari ini menjelaskan bahwa kegiatan ini lebih kepada silaturahmi dan memberikan edukasi tentang pemahaman mengenal IT dan informasi di era digital.

"Kita ingin dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda sebagai sektor utama penggerak di masyarakat, sehingga dengan adanya pelatihan ini, harapanya mereka garda terdepan menyampaikan dan meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat," jelas Yunus.

 

Apalagi jelang Pemilu, tahun politik ini. Masyarakat khususnya pemuda perlu di edukasi tentang Pemanfaatan Media Komunikasi Yang Bertanggungjawab. Memahami tentang informasi dan berita yang benar. Sehingga mereka dapat menyaring informasi mana yang perlu di konsumsi dan dibagikan ke orang lain," ungkap pria yang dekat dengan journalis ini. (Edy)