Permintaan akan beberapa kebutuhan sehari-hari para pengungsi Gempa Lombok, seperti terpal, selimut, sembako, kebutuhan bayi, ditakutkan naik. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi NTB melalui Sekretaris Daerah, Ir. H. Rosiady Sayuti, menghimbau seluruh pedagang untuk tidak menaikkan harga.
"Harga kebutuhan banyak orang seperti terpal, selimut, sembako, untuk tidak dinaikkan," jelasnya kepada awak media seusai rapat koordinasi penanggulangan bencana bersama SKPD se - provinsi NTB di Ruang Rapat Utama Gubernur NTB. Kamis (9/8).
Untuk menanggulangi hal tersebut, Pemprov NTB akan berkoordinasi dengan asosiasi pedagang untuk menghimbau anggotanya untuk menstabilkan harga di pasar.
"Kami tidak ingin para pedagang memanfaatkan situasi untuk menaikkan harga," tutur Sekda.
Pemprov juga tidak segan akan memberikan sanksi kepada para pedagang yang berani menaikkan harga. Satgas Polda akan dilibatkan dalam hal ini. Sekda NTB mengaku akan sesegera mungkin berkoordinasi dengan tim yang akan dibentuk dan Kapolda sendiri.
"Kami akan berkoordinasi dan melakukan pendekatan yang lebih baik bersama tim. Dan saya akan koordinasi dengan Kapolda NTB secepatnya untuk menghindari hal-hal seperti itu," tegas Sekda NTB.(*vta)