Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita mengatakan tahun ini menargetkan bantuan unggas lokal (ayam/itik) sebanyak 20 juta, naik 100 persen dari target 10 juta ekor unggas di tahun 2018. Dengan target naik 100 persen, dari 200 ribu Rumah Tangga Miskin Pertanian atau RTMP di 2018 naik menjadi 400 ribu RTMP pada tahun 2019 untuk program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA), pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di IPB International Covention Center (llCC) Botani Scuare Bogor, Selasa (15/1/19).
"Pembangunan peternakan dan kesehatan hewan tahun ini kembali difokuskan pada kegiatan percepatan peningkatan populasi dan produksi sapi/kerbau melalui Upsus Siwab dan pengentasan kemiskinan melalui program BEKERJA," terang Diarmita.
Pada 2018 Ditjen PKH telah mendistribusikan ayam/itik sebanyak 6 juta ekor beserta paket bantuan pakan dan obat-obatan terhadap 120 ribu RTMP. Sedangkan pada 2019, Ditjen PKH akan mendistribusikan bantuan ayam/itik sebanyak 12 juta ekor beserta paket bantuan pakan, obat-obatan dan kandang terhadap 240 ribu RTMP.
Selain itu juga Ditjen PKH tetap fokus pada peningkatan produksi pakan ternak, pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan, penyediaan benih dan bibit, produksi ternak, serta peningkatan pemenuhan persyaratan produk hewan yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH)
Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian bahwa tugas dan fungsi pertanian adalah meningkatkan produksi, pemanfaatan teknologi, menciptakan inovasi baru, perkarantinaan, pengawasan, perbaikan sarana dan prasarana produksi.
Tahun 2019 ini Kementan fokus dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian, pengentasan kemiskinan melalui program BEKERJA, pengembangan lahan rawa (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani/SERASI), Obor Pangan Lestari (OPAL), dan mengembalikan kejayaan rempah-rempah.
Dirjen PKH menjelaskan, skema bantuan ternak dalam program Bekerja dilakukan dengan memberikan bantuan ternak berupa unggas lokal (ayam/itik), kambing/domba beserta kandang dan pakan, serta obat-obatan dan bimbingan teknis yang ditujukan kepada RTMP.
Ia berharap penangungjawab pelaksana masing-masing kegiatan BEKERJA setelah rapat teknis ini dapat mempersiapkan pelaksanaannya termasuk dalam pelaksanaan kontrak kegiatan, CP/CL dan sosialisasi kegiatan. (novita-tim media)
Sumber : Republika