Welcome to Diskominfotik NTB Official Website

(0370) 644264

Berita

Doa dan Tausiyah Bersama untuk Lombok Bangkit

Doa dan Tausiyah Bersama untuk Lombok Bangkit

Opening Ceremony Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS) 2018 berlangsung khidmat dengan diadakannya doa dan tausiyah bersama untuk lombok bangkit yang berlangsung di halaman kantor Gubernur Provinsi NTB, Sabtu (18/8).

BPLS merupakan salah satu agenda tahunan sebagai salah satu upaya melestarikan khasanah seni dan budaya yang ada di NTB. Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Provinsi NTB, pelaku pariwisata, serta para relawan.

Wakil Gubernur provinsi NTB H. Muh. Amin, S.H, M.Si dalam sambutannya mengapresiasi agenda tahunan Dinas Pariwisata BPLS ini khususnya bagi masyarakat Lombok agar bangkit dari musibah gempa yang telah menimpa warga Lombok dan sekitarnya.

“Agenda ini telah direncanakan jauh dari sebelum musibah yang kita alami, event ini akan berdampak positif kepada tamu - tamu kita para wisatawan melihat kegiatan kita, tentu mereka akan menambah keyakinan kita, dan wisatawan mulai berdatangan, dengan adanya event ini kita mulai bangkit dari musibah yang telah menimpa kita” jelasnya.

Wagub juga berharap terhadap nilai kunjungan wisatawan yang datang ke Lombok dapat menempuh 4 juta angka wisatawan untuk tahun 2018 dan pada tahun 2017 telah tercapai 3,5 juta angka wisatawan yang berkunjung ke Lombok.

“Terimakasih kepada Kementerian Pariwisata yang terus menerus memberikan kami dorongan motivasi, berbagai sumber daya dari pusat terus diarahkan kepada NTB, yang ini kita harapkan terus berkesinambungan” tuturnya

Selain itu persembahan doa dan tausiyah untuk Lombok Bangkit disampaikan oleh Ustadz Jufri Sahati tentang musibah yang terjadi pada manusia.

“Apapun yang terjadi pada diri kita itu disebut musibah, baik musibah jelek maupun musibah baik. Musibah itu apa yang menimpa kepada kita. Semua dari Allah maka akan kembali kepada Allah” jelasnya.

Selain itu Ustadz Jufri Sahati memberikan penjelasan mengenai empat perkara yang harus dilakukan sebagai tabungan surga Allah SWT.

"Terdapat 4 perkara untuk tabungan memperoleh surga Allah SWT. Pertama samarkan sedekah yang telah dilakukan, kedua jangan menampilkan kesengsaraan hidup, ketiga lakukanlah silaturahim dan keempat mengucapkan kalimat lahaulawalakuatailabillah” jelasnya.

Selanjutnya acara ini juga dirangkaikan dengan lelang lukisan dari karya anak bangsa yang hasilnya akan didonasikan untuk korban gempa bumi Lombok. Adapun kegiatan lelang yang pertama dengan lukisan Mantra berjudul Sepasang diperoleh oleh Wakil Gubernur Provinsi NTB H. Muh. Amin, S.H, M.Si, kemudian lukisan Lalu Syaukani dengan judul senandung rindu berhasil diperoleh oleh Direktur Rumah Sakit Provinsi NTB dr. H. L.Hamzi Fikri, MM dan lukisan sepasang ikan diperoleh oleh  Sekretaris Daerah Provinsi NTB Ir. H. Rosiady Husaenie Sayuti, M.Sc., P.hD.

Acara Opening Ceremony BPLS 2018 ini ditutup oleh penampilan Ebiet G Ade yang melantunkan beberapa lagu yang dipersembahkan untuk seluruh warga Lombok. (ely - Tim media)