Kepala Dinas Kominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy, mengatakan akan mendukung dan memastikan ketersediaan jaringan telekomunikasi guna mendukung operasionalisasi Incenerator LB3 Lemer Sekotong Lobar.
Hal tersebut disampaikan Doktor Najm sapaan akrab Kadis Kominfotik NTB, didepan Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang memimpin rakor percepatan Progres Persiapan Operasionalisasi Incenerator LB3 Lemer Sekotong Lobar, Kamis (7/10/2021) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB.
Menurut mantan komisioner KI NTB ini, sebagai leading sektornya, Diskominfotik akan terus mengkoordinasikan dengan PT. Telkom dan BAKTI Kementerian Kominfotik sebagai penyedia perangkat dan infrastruktruk jaringan telekomunikasi.
Untuk itu, lanjut Kadis Kominfotik bahwa selain fasilitas lain, ketersediaan jaringan telekomunikasi di pabrik LB3 sangat penting. Untuk mendukung kelancaran komunikasi dan kebutuhan operasional lain.
Diakuinya, daerah Lemer, masuk dalam kategori wilayah yang lemah penerimaan sinyal dari jaringan BTS operator selular.
"Setelah melakukan koordinasi dan peninjauan lapangan dengan PT. Telkom, ada 2 alternatif untuk solusi di Lemer,"jelas pria kelahiran Sumbawa ini.
Diantaranya, solusi alternstif pertama sebagai rencana jangka panjangnya , PT. Telkom akan menarik kabel fiber optic (FO) kurang lebih sejauh 4 km. Sehingga ketersediaan jaringanan lebih stabil.
"Tapi mereka menunggu infrastruktur jalan sudah selesai supaya tidak ada bongkar pasang bahu jalan,supaya tidak merusak kabel FO,"
Kemudian lanjutnya, sebagai alternatif rencana jangka menengahnya, PT. Telkomsel sebagai anak perusahaan PT. Telkom dapat melakukan pemasangan repeiter dalam rangka penguatan Sinyal untuk wilayah sekitar juga.
Terpasangnya repeiter, jadi solusi jangka menengah. Agar tidak akan ada lagi permasalahan lemah sinyal diwilayah tersebut.
"Seperti yang dilakukan di Tete Batu," katanya didepan sejumlah Kepala OPD terkait.
Selain itu dapat juga dilakukan pemasangan perangkat Orbit Max, untuk perkuat jaringan telekomunikasinya di sekitar kawasan tersebut.
Sementara itu untuk rencana kedepan, Diskominfotik NTB, sudah bekerjasama dan berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Lombok Barat, selain pemasangan FO, agar bersama mengusulkan pemasangan BTS atau mini tower untuk jaringan VSAT, melalui aplikasi PASTI dari BAKTI Kementerian Kominfo RI.
"Hal tersebut, akan kami kembali tegaskan kepada Diskoninfotik Lobar pada pertemuan Diskominfotik se-NTB," ungkap alumni ITS ini.
Namun mantan Karo Humasprotokoler ini menegaskan akan terus semaksimal mungkin memastikan wilayah tersebut merdeka sinyal.
"Kami akan mengkaji dan berkoordinasi lagi dengan PT. Telkom, PLN, DLHK dan steakholder lain, untuk bersama atasi persoalan jaringan diwilayah tersebut, "pungkasnya. (Diskominfotik)