Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dianugerahi Tanda Penghargaan Dharma Pertahanan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi negara kepada warga negara Indonesia. Khususnya warga negara yang berjasa dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia melalui bidang pertahanan.
Penganugerahan dilakukan oleh Dirjen Kekuatan Pertahanan Kemenhan RI, Mayjen TNI Bambang Hartawan, M.Si mewakili Menteri pertahanan dan diterima Wakil Gubernur NTB H. Muh. Amin, SH., M.Si pada acara Welcome Dinner peserta Sail Moyo Tambora (SAMOTA) tahun 2018, di Lapangan Kantor Bupati Sumbawa, Sabtu 8/9/2018.
Amanat Menhan RI yang dibacakan Dirjen Kekuatan Pertahanan menjelaskan, Kemenhan memberikan tanda penghargaan tersebut kepada 15 orang di NTB. Yaitu unsur Pemerintah Daerah, TNI AU, TNI AL, TNI AD dan POLRI.
Karena itu, Menhan mengucapkan selamat kepada para peraih tanda penghargaan. Ia berharap hal ini akan dapat dijadikan momentum untuk memperkuat kecintaan kepada NKRI. Dijelaskan bahwa saat ini pertahanan negara dilakukan dengan membangun segenap sumberdaya dan sarana prasarana nasional di semua wilayah NKRI sebagai suatu pertahanan dalam menanggulangi acaman.
Pertahanan negara bukan hanya tanggung jawap pimpinan saja. Tetapi tanggungjawap seluruh komponen bangsa sesuai peran dan profesi masing-masing dalam hal penyelenggaraan pertahanan negara. Untuk itu ia menilai sangat penting untuk menjalin sinergitas antar seluruh komponen bangsa. Melalui itu lanjutnya, bangsa akan semakin kuat dan akan berdampak pada kokohnya pertahanan negara.
Kemenhan menilai peran pemerintah daerah dan seluruh elemen yang ada di NTB dalam membantu kelancaran tugas-tugas negara untuk kedaulatan NKRI sangat penting dan strategis. Itulah salah satu dasar penting Kemenhan memberikan penghargaan tersebut kepada yang berjasa dan berkontribusi dalam membantu kelancaran di bidang pertahanan, terutama di wilayah NTB.
Sementara itu, Wagub NTB menyampaikan kebanggaannya atas pelaksanaan kegiatan Sail Moyo Tambora 2018. Terlebih, wilayah NTB, khususnya Pulau Sumbawa, telah terpilih sebagai lokasi puncak pelaksanaan Sail Moyo Tambora (SAMOTA) 2018. Wagub berharap momentum Sail Samota sebagai motivasi dan dorongan untuk membangkitkan gairah pariwisata dan rekonstruksi infrastruktur pariwisata yang rusak akibat gempa berkekuatan 7 SR beberapa waktu lalu.
Untuk itu ia menyampaikan terima kasih atas atensi pemerintah pusat yang telah memberikan kontribusi besar kepada NTB. Terutama pada masa tanggap darurat dan masa rehabilitasi dan rekonstruksi saat ini.
"Terimakasih kepada Menteri Pariwisata dan Menteri Perhubungan yang telah memberikan perhatian kepada NTB. Semoga kegiatan berjalan dengan baik dan sukses sehingga dunia pariwisata NTB normal kembali agar pertumbuhan ekonomi NTB kembali normal seperti sedia kala", pungkasnya. Turut Hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan, Dirjen Kekuatan Pertahanan mewakili Menteri pertahanan RI, Sekretaris Kemenko Maritim RI, Bupati Sumbawa dan para delegasi dari berbagai negara peserta Sail Moyo Tambora (Samota) 2018.
Humas NTB